Kamis, 07 November 2019

                                         MAIL SERVER

1. DEFINISI & PENGERTIAN:
Gambar terkait
Mail server adalah program daemon yang bekerja menampung dan mendistribusikan email dalam suatu jaringan. Protokol yang umum digunakan antara lain protokol SMTP, POP3 dan IMAP. SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) digunakan sebagai standar untuk menampung dan mendistribusikan email, sedangkan POP3 (Post Office Protocol v3) dan IMAP (Internet Mail Application Protocol) digunakan agar user dapat mengambil dan membaca email secara remote yaitu tidak perlu login ke dalam sistem shelll mesin mail server tetapi cukup menguhubungi port tertentu dengan mail client yang mengimplementasikan protocol POP3 dan IMAP.

2. FUNGSI & KEGUNAAN:


 Fungsi utama mail server adalah sebagai program yang mengatur agar email dapat   dikirim  oleh pengirim email dan diterima oleh penerima email dengan aman, cepat, dan   tanpa kendala. Mail server juga digunakan untuk mengatur penerimaan, pengolahan,   pengaturan, serta penyalur proses respon atas email-email yang masuk kedalam kotak   masuk pesan. Tujuan dari layanan dan program mail server itu sendiri adalah membuat   jaringan dan koneksi transportasi email menjadi lebih aman, cepat, tanpa gangguan, dan   lain sebagainya.

3. KOMPONEN:


Hal ini penting dimiliki oleh sebuah mail server agar dapat berfungsi maksimal dalam proses menerima dan mengirim email dengan lancar. Pada dasarnya mail server memiliki dua aplikasi yaitu SMTP (Simple Mail Transfer Protocol), dan POP (Post Office Protocol). Namun selain itu, mail server memiliki beberapa hal yang penting sebagai komponen dasar pendukung serta pengoperasiannya. Beberapa komponen yang biasanya dimiliki oleh mail server ada tiga, yaitu sebagai berikut :
  • MUA (Mail User Agent)
  • MTA (Mail Transport Agent)
  • MDA (Mail Delivery Agent)
4.   CARA KERJA:
Hasil gambar untuk cara kerja mail server
 Ada banyak macam mengenai penjelasan dari cara kerja Mail Server, namun untuk ulasan ini akan di jelaskan 2 Versi cara kerja Mail Server yang sudah di Rangkum dari berbagai Sumber terpercaya. Pada dasarnya dari kedua varian cara kerja Email tersebut memiliki tujuan yang sama. Silahkan anda tentukan sendiri yang menurut anda paling sesuai.

1. Pertama, Cara Kerja Mail Server=Proses dalam pengiriman Email melewati berbagai proses tahapan yang cukup panjang. ketika Email di kirm, maka Email tersebut akan di Simpan di Mail Server dan di jadikan dalam satu file berdasarkan tujuan Email tersebut. File tersebut berisi Informasi mengenai sumber dan juga tujuan, dan juga di lengkapi dengan Tanggal serta waktu dalam pengiriman. Ketika user membacca email maka user tersebut telah mengakses Server Mail dan membaca File yang tersimpan di dalam server yang akan di tampilkan lewat peramban/Browser.
2. Kedua, Cara Kerja Mail Server=Sebelum anda mengenal cara kerja Mail server harus mengenal beberapa Istilah diantaranya MUA, MTA, MDA dll. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat di bawah ini :
Mail Server Agent(MSA):Merupakan sebuah komponen yang terhubung dengan End-User secara langsung. Misalkan dari MUA yakni Thunderbird, MS Outlook, Zimbra Desktop. untuk Interface di antaranya adalah Gmail dan Yahoo juga MUA.
Mail Transfer Agent (MTA)Bertugas penuh untuk mentransfer email dari mail server kemudian di tersukan sampai ke server penerima email. Contoh MTA yakni sendmail dan postfix.
Mail Delivery Agent (MDA)Dalam surat server tujuan, MTA lokal akan menerima Email yang masuk dari MTA yang paling jauh. Email ini kemudian menersukan ke kotak pengguna dengan MDA.
POP / IMAPMerupakan protokol yang berfungsi untuk mengambil email dari kotak surat penerima server dan sebagai penerima MUA.
Mail Exchanger Record (MX)Record MX adalah entri DNS untuk mail server. Catatan ini ditujukan ke alamat IP yang mengarah ke email yang harus dituju.  dalam hal ini MX record terendah di prioritaskan yakni akan mendapat prioritas tertinggi. Misalnya, MX 10 adalah lebih baik daripada MX 20. Alamat IP dari MX record dapat bervariasi berdasarkan desain dan konfigurasi persyaratan, seperti yang akan dibahas nanti dalam artikel.
5. KELEBIHAN & KEKURANGAN:
KELEBIHAN:
  • Memiliki nama  sendiri
  • Lebih menghemat bandwith
  • Lebih cepat & efisien
  • Mudah mengatur account
  • Lebih private dan aman

KEKURANGAN:
  • Tidak Praktis Dari Segi Infrastruktur
  • Management Server
  • Aktifitas SPAM
  • Jika email keluar kadang membutuhkan proses waktu yang lama
  • Jika server down dab tidak ada back up maka kita bisa kehilangan email


6. JENIS-JENISNYA:


Mail server memiliki berbagai jenis-jenis tertentu berdasarkan sistem pengoperasian dan programnya. Beberapa jenis mail server diantaranya adalah sebagai berikut :
  • Sendmail
    Sendmail adalah sistem mail server yang paling standar dan banyak digunakan pada sistem operasi Linux/Unix.
  • Postfix
    Postfix merupakan mail server yang dibuat berdasarkan hasil pengembangan dari server Sendmail. Bedanya, Postfix dapat dijalankan pada sistem operasi Linux/Unix serta Mac OS X. Postfix ini diharapkan dapat menggantikan server dari Sendmail.
  • Qmail
    Qmail adalah mail server yang disebut-sebut sebagai server teraman dalam sistem operasi mail server. Hal ini dikarenakan Qmail belum memiliki sedikitpun celah keamanan yang dapat mengganggu maupun merusak kinerja mail server tersebut. Qmail telah banyak digunakan oleh penyedia email besar seperti Hotmail dan Yahoo.

7. CONTOHNYA:   


  • Komponen Mail Transfer Agent (MTA), contohnya aplikasi Sendmail, Postfix, Exim, Qmail, MAilX, Pine, dan Netscape.
  • Komponen Mail Delivery Agent (MDA), contohnya mail server  yang berfungsi mendistribusikan email yang datang ke MTA sesuai mailbox masing-masing user.
  • Komponen Mail User Agent (MUA), contohnya Thunderbird, Outlook, Eudora Mail, Kmail, dan Evolution.
8.SKEMA JARINGAN:

Hasil gambar untuk skema mail server